SERVICE PADA MANAJEMEN LAYANAN TI
1.
PENGERTIAN SERVICE
Secara
umum, pengertian service adalah suatu aktivitas yang tidak berwujud, tidak
dapat diraba tetapi dapat diidentifikasi, yang direncanakan dan dilaksanakan
untuk memenuhi permintaan dan kepuasan konsumen.
Pengertian
service menurut Chaffey (2008) adalah suatu aktivitas atau manfaat yang tidak
memiliki wujud dan dapat diserahkan kepada orang lain yang bertindak sebagai
customer dan tidak bersifat kepemilikan.
Pengertian
service menurut Kotler (2009) yaitu suatu tindakan, jasa, maupun kinerja yang
ditawarkan kepada orang lain dan tidak memiliki wujud apapun serta tidak
menimbulkan kepemilikan.
Menurut
beberapa pengertian para ahli yang telah dijabarkan diatas, maka dapat ditarik
suatu kesimpulan dari pengertian service yaitu seluruh tindakan, kinerja,
manfaat ataupun aktivitas yang dapat diserahkan melalui satu pihak ke pihak
lainnya, yang memiliki sifat dasar tidak berwujud dan tidak menimbulkan
kepemilikan apapun.
2.
KARAKTERISTIK SERVICE
Empat
karakteristik service menurut Payne (2001:9) yang paling sering dijumpai
antaranya, yaitu :
a. Tidak
berwujud, service bersifat abstrak dan tidak berwujud, yang dimana berarti service
tidak dapat dilihat, dirasakan, dicicipi, atau disentuh seperti yang dapat
dirasakan dari suatu barang.
b. Heterogenitas,
service merupakan variabel non-standar dan sangat bervariasi. Artinya, karena
service itu berupa suatu unjuk kerja, maka tidak ada hasil jasa yang sama
walaupun dikerjakan oleh satu orang. Hal ini dikarenakan oleh interaksi manusia
(karyawan dan konsumen) dengan segala perbedaan harapan dan persepsi yang
menyertai interaksi tersebut.
c. Tidak
dapat dipisahkan, service pada umumnya dihasilkan dan dikonsumsi pada saat yang
bersamaan, dengan partisipasi konsumen dalam proses tersebut. Berarti, konsumen
harus berada di tempat jasa yang dimintanya, sehingga konsumen melihat dan
bahkan ikut ambil bagian dalam proses produksi tersebut.
d. Tidak
tahan lama, service tidak mungkin disimpan dalam persediaan. Artinya, jasa
tidak bisa disimpan, dijual kembali kepada orang lain, atau dikembalikan kepada
produsen service (jasa) di mana ia membeli jasa.
Empat karakteristik service menurut Kotler
dan Keller diantaranya, yaitu :
a. Tidak
berwujud, berbeda dari produk fisik, service tidak dapat dilihat, dirasa,
diraba, didengar, atau dicium sebelum dibeli.
b. Tidak
terpisahkan, biasanya service dihasilkan dan dikonsumsi secara bersamaan. Hal
ini tidak berlaku bagi barang-barang fisik yang diproduksi, disimpan sebagai
persediaan, didistribusikan melalui banyak penjual, dan dikonsumsi kemudian.
Jika seseorang memberikan service tersebut, penyedianya adalah bagian dari
service itu. Karena klien tersebut juga hadir pada saat service itu dihasilkan,
interaksi penyediaan klien merupakan ciri khusus pemasaran service.
c. Bervariasi,
karena bergantung pada siapa memberikannya serta kapan dan dimana diberikan, service
sangat bervariasi.
d. Tidak
tahan lama, service tidak dapat disimpan. Sifat service yang mudah rusak
tersebut tidak akan menjadi masalah apabila permintaan tetap berjalan lancar.
3.
JENIS SERVICE
Secara garis besar jenis-jenis jasa atau
service dapat dibedakan menjadi beberapa macam diantaranya, yaitu :
a. Jasa
Perawatan Pribadi, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya seperti
pijat, perawatan kecantikan, salon, binatu pakaian, dll.
b. Jasa
Perumahan, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya seperti
kamar hotel, apartment, rumah tinggal, dan kost.
c. Jasa
Komunikasi, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya seperti
telepon, telegram, komputer, internet, dll.
d. Jasa
Usaha Rumah Tangga, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya
seperti jasa tukang kebun, air minum, dan perbaikan rumah.
e. Jasa
Transportasi, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya seperti
pengiriman barang, jasa angkut barang, dan penyewaan mobil.
f. Jasa Rekreasi dan Hiburan, beberapa yang
termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya seperti kebun binatang, taman bunga,
tempat wisata, tempat hiburan, dll.
g. Jasa
Bisnis dan Profesi lainnya, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini
diantaranya seperti jasa hukum, jasa akuntan, dan jasa pemasaran.
h. Jasa
Asuransi, Bank dan Finansial, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini
diantaranya seperti perpajakan, asuransi, perbankan, dan kredit.
SUMBER
:
https://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/1754/4/BAB_II.pdf
https://carapedia.com/pengertian_definisi_service_info2099.html
https://www.sosial79.com/2021/01/pengertian-jasa-service-karakteristik.html
Pemaparan
materi pertemuan Pertama tentang “Manajemen Layanan TI” oleh I Putu Agus Eka
Pratama, S.T., M.T.
Komentar
Posting Komentar